Home > Pribadi > Ketika Mohon Pamit….

Ketika Mohon Pamit….

Akhirnya Jum’at sore 30 Januari, saya mohon pamit kepada temen-temen kantor setelah beberapa waktu lalu mengajukan pengunduran diri. Saya pikir proses ini akan sangat mudah berjalan. Btw, ternyata cukup berat juga untuk menyembunyikan raut kesedihan. Meski cuma 3 bulan, namun ternyata cukup dalam. Terserah bagi yang menganggap saya sekedar mampir dan berlalu. Biasa memang… ada yang datang ada yang pergi…

Namun bagi saya ini sangat amat berbeda. Mungkin karena baru pertama kali kerja. Meski singkat, namun saya benar-benar belajar bagaimana berdedikasi di lingkungan kerja. All out! Lembur-lembur malam yang panjang, tawa bareng mitra kerja, traktir mentraktir,makan bareng, salat berjamaah, belajar menghadapi pelanggan, belajar sesuatu yang baru antara gesa dan sabar, serta lingkungan kerja yang sangat akrab, kompak, dan nyaman. Subhanallah, ini begitu berwarna! Meski di satu sisi benar-benar menahan rindu berat untuk Semarang sepanjang 1 pekan, sepanjang jalur kereta Kaligung jurusan Stasiun Tegal-Poncol….

Akhirnya ada yang sembab beriringan dengan rerintik gerimis langit Semarang yang lembab. Dan saya bergegas pergi menyembunyikan sesak yang nyaris terisak di balik terpal becak….

Tegal, terimakasih dan sampai jumpa lagi….

Advertisements
Categories: Pribadi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: